Manfaat kesehatan dari beras merah gandum utuh

[ad_1]

Manfaat beras merah untuk kesehatan tidak ada habisnya. Beras merah adalah gandum utuh yang berarti mengandung banyak serat. Hal ini disebabkan fakta bahwa biji-bijian mengandung ketiga komponen: dedak, biji dan endosperm. Sebaliknya, saat mengolah biji-bijian, yang tersisa hanyalah endosperma. Mengapa ini penting?

Ketika endosperma dibiarkan utuh, ia menghasilkan semua protein. Dedak mengandung hampir 80% mineral; Kuman mengandung vitamin E, mineral, lemak tak jenuh, antioksidan, dan fitokimia, yang merupakan bahan kimia yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan jenis makanan nabati lainnya. Selain itu, tingkat antioksidan dalam biji-bijian telah terbukti lebih tinggi daripada nasi putih, misalnya, dan mereka bekerja untuk mencegah kerusakan sel terjadi. Vitamin E juga merupakan antioksidan

Apalagi ketiganya mengandung vitamin B. Jadi, ketika semua komponen ini ada dan tidak diproses dalam biji-bijian, itu dianggap sebagai biji-bijian “utuh” yang memberikan nutrisi paling banyak dan melawan gangguan seperti kanker, penyakit jantung, kolesterol, dan tekanan darah tinggi. Kenaikan berat badan dan diabetes tipe 2.

Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan kalori harian dari karbohidrat kompleks seperti beras merah penting karena biji-bijian tidak hanya rendah lemak, tetapi kandungan seratnya yang tinggi berkontribusi untuk menjaga pola makan yang sehat.

Makanan gandum utuh, terutama beras merah, membantu mengurangi kadar kolesterol tinggi dan menurunkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2. Ini mengontrol kadar gula dengan menunda penyerapan nutrisi tertentu dan dengan demikian mengurangi peningkatan insulin.

Sebagian besar produk yang Anda temukan di supermarket Anda meningkatkan kandungan seratnya dengan menggunakan biji-bijian utuh yang tidak hanya menurunkan kolesterol, tetapi juga memiliki lebih sedikit gula.

Kebanyakan diet saat ini terdiri dari diet rendah lemak dan tinggi serat. Diet tinggi serat terutama terdiri dari biji-bijian seperti beras merah. Makan nasi merah tiga kali sehari akan menghilangkan rasa lapar dan membuat Anda kenyang, sehingga menghindari makanan manis dan makanan lain yang meningkatkan berat badan.

Studi menunjukkan bahwa beberapa jenis kanker dapat dikurangi dengan mengonsumsi beras merah, terutama kanker usus besar dan prostat. Selain itu, dengan memasukkan tiga porsi nasi merah ke dalam makanan, risiko penyakit jantung dan stroke menjadi terbatas. Penelitian menunjukkan bahwa beras merah dapat mengurangi penyakit kardiovaskular sebesar 21%, dan dokter mendorong pasien untuk makan lebih banyak makanan yang terbuat dari biji-bijian daripada sebelumnya. Manfaat beras merah untuk kesehatan tidak hanya besar, tetapi juga terbukti efektif dalam menangkal penyakit dan kondisi lain yang dapat menjadi kronis dan dalam beberapa kasus mengancam jiwa.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close